Sekolah Ahad adalah awal

Posted on Jun 9 2011 - 10:29pm by KPAJ Makassar

Setelah mengumpulkan data anak – anak jalanan selama 2 hari (10 – 11 2010), maka pada tanggal 18 April 2010 diadakanlah sebuah kegiatan belajar mengajar untuk pertama kalinya yang dinamakan “Sekolah Ahad”, sesuai dengan namanya diadakan pada hari minggu. Saat itu jumlah adik binaan yang hadir sebanyak 12 orang, dimana mereka masih dijemput oleh para volunteer di rumah mereka masing – masing.

Konsep Sekolah Ahad awal-awal KPAJ dibentuk, ada 2 pembagian kelas yaitu kelas besar dan kelas kecil. Sekolah Ahad diawali dengan kelas besar, dimana diberikan materi umum. Kemudian adik – adik dibagi menjadi 3 kelompok (kelas kecil) yaitu : Kelas Matahari (untuk yang bisa baca, tulis, hitung), Kelas Bulan (untuk yang belum terlalu mahir baca, tulis, dan hitung) dan Kelas Bintang (untuk yang sama sekali belum bisa membaca). Setelah kelas kecil selesai, ditutup dengan kelas besar kembali, dimana kelas ini digunakan untuk mengevaluasi kegiatan belajar adik – adik di kelas kecil.

Adapun nama – nama peserta dan pendamping (PJ) Sekolah Ahad perdana :
1. Kelompok 1 (Matahari) : Surandi, Sarina. Alika, Risna (PJ : Mimin & Mutmainnah)
2. Kelompok 2 (Bulan) : Ayu, Wandi, Nisa, Iqbal (PJ : Ida & Nitha)
3. Kelompok 3 (Bintang) : Aisyah, Ifa, Agus, Faisal (PJ : Faiqa & Ainun)
**pekan berikutnya tambahan 3 adik yg mau ikut : Rahim, Ipphank, dan Sara.

Sekolah Ahad berikutnya jumlah adik – adik yang berminat belajar semakin bertambah. Jumlah paling banyak sekitar 40 orang saat Sekolah Ahad pekan ke-3. Bukan hanya dari kalangan anak jalanan yang tertarik ikut belajar, tapi anak-anak dari keluarga kurang mampu dari BTN. Antara & Hamsi juga antusias.

Pada awalnya Sekolah Ahad yang berlangsung pada pukul 08.00 – 11.00 wita ini dilaksanakan di Gedung IPTEKS Unhas. Tapi karena terkendala masalah perijinan, akhirnya pada tanggal 11 Juli 2010 Sekolah Ahad dipindahkan ke dekat danau, dibawah pepohonan, dan belajar dengan menggunakan tikar/terpal (backdrop), yang jika hujan kami akan berlari pindah ke teras GPA atau sembunyi – sembunyi kembali ke Gedung Ipteks.

Jika sebelumnya, materi Sekolah Ahad ditentukan oleh PJ masing – masing kelas, maka seiring dengan berjalannya waktu, konsep Sekolah Ahad mengalami sedikit perubahan dimana setiap pekan memiliki tema agar cara adik – adik tidak merasa bosan. Tema tersebut bermacam – macam. Bahasa inggris, ipa, agama, cinta lingkungan, aku anak sehat, otomotif, olahraga (setiap 3 bulan sekali) dan juga kerajinan (sebulan sekali).

Dan hingga sekarang, Sekolah Ahad tetap berlangsung di samping danau unhas meskipun KPAJ telah memiliki Rumah.

Leave A Response