Kreasi Anak Negeri, 6 tahun KPAJ

Posted on Mar 16 2016 - 11:34am by KPAJ Makassar

Semoga KPAJ makin banyak yang sayang.. aamiin

Ipul, ketua Pasukan Bintang (PB) KPAJ mengakhiri sambutan dengan seruan kompak ‘Aamiin’ dari teman-teman dan para tamu yang hadir. Ipul sebenarnya menolak memberikan sambutan. “Maluka, kak, banyak sekali pade orang” (saya malu, kak, ternyata banyak orang), padahal biasanya Ipul termasuk salah satu PB yang paling lincah dan berani. Namun setelah dibujuk nasehat, ia pun bersedia. Ipul menyelesaikan sambutan dengan senyum malu-malu dan mata berkaca-kaca. Sambutan ini dalam rangka Milad 6 tahun KPAJ, yang diselenggarakan pada 21 Februari 2016 di Gedung Wanita.

Tepat pukul 10.00 WITA. Beberapa undangan dan adik binaan beberapa komunitas sosial di Makassar telah berkumpul di lokasi. Adik-adik PB juga telah duduk rapi di barisan paling depan, siap mengikuti rangkaian pentas Kreasi Anak Negeri. Pada milad 6 tahun ini, KPAJ mengusung penampilan pentas anak. Tema Kreasi Anak Negeri dipilih sebab tidak hanya akan menampilkan Pasukan Bintang, namun juga mengajak pasukan-pasukan lain dari berbagai komunitas sosial di Makassar. Ada 5 komunitas sosial dengan anak binaan yang ikut tampil dalam pentas ini yakni Sahabat Indonesia Berbagi (SIGI) Makassar, Sobat Lemina, Save Street Child (SSC), Lentera Negeri, dan Sokola Pesisir.

DSC_0097

Kreasi Anak Negeri mengusung konsep pentas, sudut-sudut edukasi, permainan tradisional dan sharing. Pentas ini menampilkan tari Padduppa, musikalisasi puisi, drumband, drama, tari Akkarena, modern dance, teater, dan perkusi. Selain menyaksikan pementasan, yang hadir juga bisa mengunjungi sudut edukasi kelas kreatif, seperti kelas menggambar dan mewarnai totebag yang dibantu komunitas Doodlenautt, kelas prakarya membuat lampion dari benang dan pencil case oleh Ungatawwa Handmade, dan pojok baca yang bukunya disediakan oleh teman – teman Penyala dan Forum Lingkar Pena (FLP). Disela pentas, diadakan pula lomba mewarnai untuk anak-anak, yang pendaftarannya telah dibuka jauh hari sebelum milad. Di sudut lain, ada tim Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin melakukan pemeriksaan dan pengobatan gigi gratis untuk anak-anak. Tidak hanya itu, Kampung Dongeng Sulawesi Selatan juga mengajak kita untuk mencintai lingkungan melalui dongeng apiknya. Dan kalau sudah lelah menjelajahi seluruh sudut-sudut edukasi, adik-adik bisa main-main permainan tradisional bersama komunitas Pajappa. Lengkap!

DSC_0175

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WITA itu bukan hanya melibatkan adik – adik untuk tampil. Pada penghujung acara, KPAJ mengajak beberapa perwakilan komunitas untuk terlibat dalam forum sharing. Dengan mengangkat tema “Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Anak” ini diharapkan agar kita, yang hadir, untuk lebih peduli terhadap hal yang berhubungan dengan anak, termasuk penggunaan gadget. Disesi yang menghadirkan seorang psikolog Andi Olle Mashurah ini juga, teman – teman perwakilan komunitas memaparkan pengalaman mereka menghadapi masalah yang ditemui di komunitas dampingannya. Hal ini penting sebagai bahan saling bertukar pikiran sesama pendamping komunitas, juga sebagai bekal sebagai calon orangtua yang akan membina anak-anak sendiri nantinya.

Melibatkan 12 komunitas dan sekitar 80 adik-adik yang berkolaborasi dalam pentas tentu bukan hal yang mudah. Dukungan sponsorship, yaitu: pengelola Gedung Wanita, Hijab Alila, BNI Syariah, Vedit, CV. Karya Dwi Putra, Faber Castell, Sulapa Media, Percetakan Kretakupa, Penerbit Erlangga, PT. Kima, CV. Karya Dwi Putra, dan Budapest Durian, sangat menunjang terlaksananya kegiatan ini. Tak lupa pula untuk Media Partner yang telah membantu mendokumentasikan kegiatan ini sebelum dan setelah acara. Tanpa bantuan banyak pihak yang terlibat baik yang disebutkan maupun yang tidak disebutkan, acara tidak akan berjalan dengan lancar.

Kreasi Anak Negeri merupakan momentum untuk menunjukkan kepada khalayak ramai bagaimana sebuah kepedulian bekerja. Di tengah semakin kerasnya tuntutan untuk hidup, beberapa orang dengan rela meluangkan waktu, tenaga, dan materi untuk sesuatu yang tidak berhubungan dengan kehidupan mereka. Ramlang, salah satu Pasukan Bintang yang sebentar lagi menginjak bangku SMK kelas 12, adik-adik yang akhirnya kembali bersekolah setelah harus berhenti karena terkendala biaya, serta proses sebelum dan setelah kegiatan Kreasi Anak Negeri, merupakan bukti betapa kepedulian sekecil apapun sangat berarti bagi sebagian orang.

167

Enam tahun belum jadi perjalanan yang panjang. Tapi bukan pula waktu yang sebentar. Selama enam tahun, banyak hal yang telah dilalui Pasukan Bintang, para pengurus KPAJ, volunteer, maupun para donatur. Jatuh bangun mengurus biaya sekolah adik-adik, menyusun konsep tiap pekan untuk Sekolah Ahad, mempertahankan adik-adik terus bersekolah, hingga berdiskusi dengan orangtua mereka. Enam tahun berproses menjadikan KPAJ semakin berupaya memperbaiki banyak hal, juga bersiap menghadapi banyak tantangan yang tentu semakin berat. Kerendahan hati para volunteer yang senantiasa meluangkan waktu untuk menjadi bagian dari perjalanan pendidikan adik-adik tentu akan terus dibutuhkan. Juga, usaha-usaha untuk membina Pasukan Bintang menjadi lebih baik lagi tentunya tak lepas dari dukungan para donatur. Donatur yang telah menitipkan kepercayaan, menjadi roh bagi KPAJ untuk terus menyekolahkan mereka yang membutuhkan. Dan, selama enam tahun, KPAJ bukan apa-apa tanpa sinergi dan kolaborasi dari komunitas-komunitas kreatif di Makassar. Terima kasih.

Selamat enam tahun KPAJ Makassar, semoga semangat untuk terus menyalakan mimpi-mimpi Pasukan Bintang terus terpatri dalam hati kita. Semoga kepedulian terus tergugah dari hati orang-orang di luar sana. Hati bersih, badan kuat, otak cerdas, daaaan semangaaat!

Leave A Response