You Are Browsing ‘Kisahku’ Category

#4thnKPAJ sudah kita lalui bersama, berawal dari cinta & cita, untuk sebuah tujuan, sesuatu yg lebih baik, sesuatu yang lebih besar, kebermanfaatan yang lebih luas. Bersama “Pasukan Bintang” kita mengiringi perjalanan itu, mengejar mimpi “Just for a Better Future” yang tak pernah lekang oleh waktu & selalu dihati. #4thnKPAJ perjalanan...

Kemarin, saya dan beberapa teman dari LPM PENALARAN UNM bertugas untuk melaksanakan penelitian lembaga. Penelitian itu di fokuskan pada fenomena Anak Jalanan, sehingga kami harus turun langsung ke lapangan untuk mengamati secara langsung dan untuk mendukung kegiatan agar berjalan lancar, kami bekerja sama dengan Komunitas Pecinta Anak Jalanan. Awalnya penelitian ini akan berjalan biasa-biasa saja. Namun anggapanku salah saat bertemu dengan teman-teman KPAJ, serta beberapa anak jalanan. Kesan pertama, “HEBAT!!!” Mereka hebat, baik KPAJ...

Suasana belajar KPAJ Ketika berada di lampu merah, seberapa sering anda mendapati anak-anak kecil menengadahkan tangan meminta belas kasihan ke para pengendara ? Pernahkah anda berpikir kalau anak-anak itu tidak seharusnya ada di jalanan dan seharusnya ada di sekolah, menuntut ilmu seperti anak-anak normal lainnya ? Di Makassar, di sebuah kawasan bernama Tamalanrea ada beberapa anak muda yang meluangkan waktu mereka berusaha mengembalikan anak-anak itu ke sekolah. Anak-anak muda yang seharusnya lebih fokus memikirkan kuliah mereka atau...

Tanggal dan bulan saya lupa, tapi yang jelas saat itu menjelang isya saya nongkrong dengan beberapa adik-adik Pasukan Bintang (Randi, Riswan, Acul, Irfan, Ippang, Wandi). Iwan Fals menggambarkan mereka ini dalam sebuah lagu yang berjudul Sore Tugu Pancoran, tapi melihat mereka membuat saya berfikir (hanya pada malam itu), lagu itu adalah sebuah kebohongan. Mereka ceria, penuh perhatian, penuh canda padahal mereka tidak sedang/sengaja untuk bercanda seakan-akan kata ‘kesusahan’ tidak pernah mereka dengar. Mereka membuat saya merenung...

18 Juli 2010 Surandi atau akrab di panggil Randi, anak kelahiran 28 Juni ini adalah salah satu anak binaan KPAJ. Dia mengikuti Sekolah Ahad mulai dari pertama hingga saat ini. Awalnya Randi adalah anak yang cukup sulit di atur, mengganggu teman – temannya hingga berantem merupakan kebiasaannya. Tapi semakin hari kami yang di KPAJ melihat perubahan sikap dia dan juga menangkap sesuatu dalam dirinya. Dia yang semakin bisa di atur dan mulai terlihat kecerdasan berpikirnya di setiap pelajaran (terutama matematika). Randi putus sekolah, dia...

‹ Navigate ›